Gereja Annai Velangkanni, Seperti Pagoda Umat Budha Miliki Atap Bertumpuk

kabarin.co –  Umumnya gedung gereja memiliki gaya arsitektur seperti kastil, ataupun gereja khas dengan genteng berbentuk segitiga. Tetapi, berbeda dengan gereja Annai Velangkanni di Medan.

Sekilas jika dilihat dari luar, gereja ini bahkan seperti Pagoda umat Budha karena memiliki atap bertumpuk. Namun siapa sangka, jika bangunan ini semuanya adalah gereja tempat beribadah umat Katolik di sana. Tak heran jika gereja ini bisa disebut sebagai salah satu gereja terunik di dunia.

Agar semakin tertakjub, yuk simak ulasannya dari trip101.

090471700_1451015198-img_5245

Ini kuil atau gereja?

Gaya gereja ini memiliki suasana kuil Buddha, dan bercampur dengan karakter India dan Tiongkok yang terlihat dari desainnya. Gedung ini sendiri memiliki gaya Indo-Mughal yang terlihat dari kombinasi cokelat, abu-abu, dan merah. Di sisi lain, di sana juga terdapat dua tangga, yang memiliki gaya China.

Ini gereja Katolik

Sangat normal jika saat pertama kali ke sini merasa bingung, tetapi dengan percampuran karakteristik, gereja ini digunakan Katolik untuk beribadah, dan bukanlah kuil untuk umat Buddha. Pergilah ke lantai dua, di sana Anda akan melihat patung Yesus.

Keajaiban Velankanni

Annai Velangkanni bukanlah orang Indonesia, melainkan orang India yang berbiara dengan menggunakan bahasa Tamil. Cerita ini sudah dibuat sejak abad 17 untuk bunda Maria yang dipercaya jika Velankanni mengalami hal serupa dengan Bunda Maria.

Keunikan pertama yang muncul, saat ia dan anaknya muncul untuk memberikan pekerjaan ke anak laki-laki untuk mengantarkan susu dengan memberikan susu ke anaknya. Kemudian, anak laki-laki itu menyadari jika susunya tidak berkurang sama sekali.

Keajaiban kedua ialah dirasakan bagi anak laki-laki pincang yang menjual susu. Lalu, Valenkanni meminta susu kepada anak laki-laki itu dan sang anak memberikannya. Lalu, ia meminta anak laki-laki itu untuk pergi ke kota sebelah, kemudian anak laki-laki ini menyadari jika kakinya sudah tidak lagi pincang.

maria_annai_valengkani

Ini Gereja baru

Mungkin sebagian dari Anda berpikir jika ini merupakan gereja lama, tetapi ini sangat baru. Tahun 2005 gereja ini resmi dibangun dari hasil sumbangan seluruh dunia oleh James Bharataputra S.J. (okz)

Baca Juga:

Wisata Rohani di Luar Negeri Seru, Timur Tengah Punya Sejarahnya

Karanganyar Punya Objek Wisata Cukup Banyak dan Terlengkap

Pemerintah Kota Yogya Siapkan Lokasi Parkir, Tampung Wisatawan ke Yogya