Inilah 5 Fakta Sosok Husen Pemutilasi Bos Air Isi Ulang Di Semarang

Berita11 Views

Kabarin.co – Sosok Muhammad Husen (28) jadi sorotan usai ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan pemilik depot air isi ulang di Semarang, Irwan Hutagalung (53) yang juga bosnya sendiri. Aksi Husen tergolong sadis karena menganiaya hingga memutilasi bosnya hidup-hidup.
Tak hanya itu, Husen kemudian mengecor mayat korban sebelum melarikan diri. Usai tertangkap, Husen mengaku aksi sadisnya dilakukan karena menyimpan dendam kepada bosnya yang disebutnya sering marah dan main tangan.

Berikut 5 fakta sosok Husen

1. Tak Pernah Aneh-aneh
Tetangga yang juga saudara Husen, Hamidah mengaku kaget saat mendengar kasus mutilasi bos depot air di Tembalang, Semarang. Mengingat keseharian pelaku saat di rumah tidak pernah aneh-aneh.
“Kesehariannya di sini bagus. Tidak pernah aneh-aneh. Jadi mendengar kabar seperti ini saya kaget banget,” ujarnya saat ditemui di rumahnya di Desa Sambong, Banjarnegara, Kamis (11/5/2023).

2. Aktif Bermasyarakat
Perangkat Desa Sambong Bejo Utomo menambahkan jika pelaku mutilasi bos depot air aktif pada kegiatan masyarakat. Hanya, sekitar 10 bulan tidak pernah kelihatan karena merantau.
“Perilakunya baik, aktif di kegiatan masyarakat. Pergi dari Sambong sekitar 10 bulan lalu. Katanya pergi ke rumah temannya di Desa Gumiwang, Kecamatan Purwanegara. Setelah itu tidak kelihatan lagi,” ujarnya.

3. Dikenal Humoris
Sebelum bekerja sebagai pegawai depot air minum di Jalan Mulawarman Raya Semarang, Husen pernah bekerja di Warmindo di Jalan Kramas-Penggaron. Dia bekerja di sana sekitar 4 bulan.

Seorang mantan rekan kerjanya di warung tersebut, Jesi (22), mengaku atas kaget aksi sadis Husen. Jesi mengingat Husen sebagai sosok yang suka melawak.

Selama bekerja di sana, Husen dikenal sebagai orang yang ramah dan Humoris. Karena itu, Jesi tak menyangka Husen tega memutilasi bosnya hidup-hidup.

“Dia panggilannya Mas Kuncir, di sini terkenal kok dia, soalnya dia baik kalau sama costumer suka ngelawak. Makanya kalau statemennya dia nyeleneh gitu ya bener emang,” kata Jesi saat ditemui di tempatnya bekerja, Kamis (11/5/2023).

4. Disukai Pelanggan
Tak hanya Jesi, para pelanggannya juga disebut tak percaya. Banyak pembeli yang menanyakan langsung apakah benar Husen yang ditangkap sama seperti Husen mantan pegawai warmindo.
“Kemarin tuh banyak tuh tanya sini soalnya kan orangnya ramah, makanya costumer sini senang,” lanjutnya.

Jesi berulang kali menyebut bahwa Husen adalah orang yang baik. Dia meyakinkan bahwa Husen tak akan melakukan hal itu bila tak memiliki masalah yang serius.

“Anak kuliah kan sampai malem biasanya dan dia kan di sini juga nggak ada temannya, disamperin, diajak ngobrol, dikasih minum gitu,” jelas Jesi.

5. Anggap Tak Punya Keluarga
Jesi juga bercerita bahwa selama menjadi rekan kerja, Husen sering curhat kepada dirinya. Hal yang masih diingatnya adalah terkait masalah keluarga.
Husen menganggap keluarganya sudah tak ada lagi. Dalam cerita kepada Jesi, Husen hanya menganggap ibunya sebagai keluarga.
Jesi tak bercerita detail terkait permasalahan itu. Namun, Jesi menyimpulkan bahwa Husen juga dendam terhadap ayahnya.

“Keluarganya sudah nggak ngurusi, dia pernah bilang ‘keluargaku yang aku anggap ibukku aja. Kakakku, adekku nggak tak anggap’. Tapi ibuknya sudah enggak ada kan,” lanjutnya.(pp)