Dari segi pendidikan sebut Miko Kamal, sebenarnya orang Sumbar khususnya Padang dapat tuah karena tempat lahirnya founding fathers Republik Indonesia.
Namun tuah itu tidak cukup, harus diiringi dengan keamanan dan kenyamanan serta kota nya bersih. Sehingga anak-anak bersekolah di Padang lancar dalam menjalankan pendidikan
“Seperti di Australia, mereka memasarkan pendidikan dengan memperlihatkan keindahan kota, keamanan kota, serta kebersihan kota. Sehingga orang tertarik untuk pendidikan disana. Mereka bisa meyakinkan orangtua seluruh dunia, bahwa kota nya aman, bersih dan partisipatif. Economic positif impact nya sudah pasti akan banyak orang datang ke Padang,” jelasnya.
Ia pun mengakui, guna mewujudkan kota layak huni, sudah tuangkan dalam 12 bentuk gagasan. Gagasan pertama adalah membangun taman kota representatif di seluruh kelurahan. Daerah urban seperti Padang butuh relaksasi pikiran.
Gagasan kedua membuat ruang pertemuan untuk masyarakat baik indoor maupun outdoor di seluruh kelurahan. Gunanya bisa untuk pesta pernikahan bagi masyarakat dengan tarif super murah. Ini merupakan satu solusi menghindari kemacetan di jalan, karena selama ini masyarakat membuat acara pernikahan, memakai badan jalan.