Prabowo Tak Anggap Ganjar dan Anies Lawan Jika Maju Pilpres 2024

Berita17 Views

Kabarin.co – Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak mau menganggap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai lawan apabila mereka semua maju sebagai calon presiden (capres) di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Prabowo menekankan bahwa baik Ganjar maupun Anies adalah saudaranya sendiri. “Kalau nanti Insya Allah saya terus capres, ini bukan kampanye ya. Kalau nanti Pak Ganjar terus maju, Pak Anies juga, saya tidak menganggap mereka lawan. Saya anggap mereka saudara saya sendiri,” ujar Prabowo dalam keterangannya, Rabu (31/5/2023).

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menjadi pembicara di acara MNC Forum LXX (70th) pada Selasa (30/5/2023) malam.

Dalam acara tersebut, Prabowo meyakini kerukunan adalah kunci dalam membangun Indonesia. Ia mengatakan, langkah konkret yang perlu dilakukan Indonesia adalah menerapkan demokrasi sehat tanpa saling mengejek.

Alih-alih saling mengejek, Prabowo meminta agar kerukunan dijaga demi persatuan. “Karena itulah saya berpendapat bahwa demokrasi Indonesia harus punya ciri khas. Demokrasi Indonesia jangan meniru negara lain,” kata Prabowo. “Dalam demokrasi kita jangan caci maki, saling mengejek. Melainkan harus rukun, ke arah persatuan,” ujar Menteri Pertahanan (Menhan) tersebut.

Sementara itu, kata Prabowo, ketimbang saling mengejek, demokrasi di Indonesia sebaiknya dibangun dengan persaingan yang fokus pada gagasan dan tidak antikritik. Ia menilai semua pihak harus bersahabat dalam membangun negara.

“Mari kita bersaing yang baik. Dalam hal gagasan dan program. Kita jangan sungkan untuk saling merangkul, saling bersahabat,” katanya. Untuk diketahui, Prabowo telah mendapat dukungan untuk maju capres dari Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Meskipun, belum dideklarasikan secara resmi. Sementara itu, Ganjar dideklarasikan oleh PDI-P dan PPP. Sedangkan Anies diusung oleh Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang digawangi oleh Nasdem, PKS, dan Demokrat.(pp)