Sedang Haji, Tes Baca Alquran Oleh Para Calon dapat Dilakukan Lewat Video Call

Politik4 Views

kabarin.co – BANDA ACEH, Pelaksanaan tahapan uji baca Alquran bagi calon kepala daerah pada Pilkada Aceh serentak 2017 akan berlangsung 28 September 2016. Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh memberi kemudahan bagi calon yang sedang melaksanakan ibadah haji.

Komisioner KIP Aceh, Junaidi mengatakan, uji mampu baca Alquran diperbolehkan melalui video call. Namun kelonggaran tersebut hanya diberikan kepada calon yang sedang menunaikan ibadah haji maupun umrah.

“Bagi bakal pasangan calon (yang sedang berhaji maupun umrah) dapat memanfaatkan teknologi secara online dan real time dengan menggunakan video call yang memungkinkan tim uji untuk saling bertatap muka, melihat dan berbicara secara langsung,” kata Junaidi di Banda Aceh, Senin (26/9/2016).

Aturan tersebut tertera dalam keputusan KIP Aceh nomor 20 tahun 2016 tentang pedoman teknis uji mampu baca Alquran pada pemilihan gubernur, bupati dan walikota serentak 2017. Namun tentang syarat uji melalui video call, calon diwajibkan menyerahkan surat keterangan dari lembaga terkait.

Selain mengatur tentang calon yang sedang melaksanakan ibadah haji, KIP Aceh juga mengatur persoalan calon mualaf yang mendaftar sebagai kepala daerah di Aceh. Bagi mualaf satu hingga lima tahun, harus menunjukkan bukti sebagai mualaf dengan surat keterangan yang sah.

“Mereka yang mualaf hanya akan diberikan uji baca Alquran dengan menghafal tiga surat pendek dari juz 30 dan mampu membaca metode iqra` lima,” jelasnya.

Pilkada Aceh serentak 2017 akan diikuti oleh 20 kabupaten kota untuk pemilihan bupati dan walikota, dan pemilihan gubernur wakil gubernur di seluruh Aceh. Total 188 calon akan mengikuti tes baca Alquran kali ini. Terdiri dari 88 pasang calon bupati walikota, dan enam pasang calon gubernur wakil gubernur.(okz)

Baca Juga:

Mendagri Telah Kordinasi Dengan KPK dan BPKP Untuk Minimalisir Politik Uang di Pilkada Serentak 2017

Jelang Pilkada BIN Petakan Wilayah Rawan Pilkada Serentak 2017

Jelang Pilkada Serentak 2017 Panglima TNI: “TNI Harus Netral”