Sekber Gerindra-PKS Diawali Slogan Ganti Presiden 2019

Politik2 Views

kabarin.co – Wasekjen PKS Abdul Hakim mengatakan sekretariat bersama (Sekber) Gerindra-PKS didasari tekad ‘Ganti Presiden 2019’ yang sempat viral di dunia Maya beberapa waktu lalu.

Abdul Hakim mewakili PKS pada deklarasi Sekber yang juga dihadiri Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Waketum PAN Hanafi Rais di Jakarta, Jumat (27/4) malam.

Sekber Gerindra-PKS Diawali Slogan Ganti Presiden 2019

Sekber, ujar Abdul, harus dioptimalkan karena berasal dari kerja sama intensif parpol untuk meraih keberhasilan di Pilpres dan Pileg tahun depan. Bukan mustahil kerja sama Sekber berlanjut pada koalisi yang lebih kokoh sebagai oposisi pemerintah.

“Kita mulai dengan slogan ganti presiden 2019,” kata Abdul usai acara deklarasi di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (27/4).

Waketum PAN Hanafi Rais mengatakan slogan ganti presiden 2019 sesuai dengan keinginan sebagian dari kader partainya. Alasan untuk mengganti presiden menurut dia masuk akal terutama demi memperbaiki ekonomi Indonesia.

“Dalam waktu satu pekan nilai rupiah melemah, harga naik dan ekomoni memburuk. Saya sepakat dengan ide Sekber yang mengedepankan diskusi dan adu gagasan membangun bangsa,” kata Hanafi.

Waketum Gerindra Sandiaga Uno mengatakan Sekber sebagai rumah strategis bagi parpol yang terlibat. Menurut dia Sekber terus menampung aspirasi menyarakat sehingga harus aktif menggelar acara kebangsaan.

Pengamat politik Universitas Andalas Asrinaldi mengatakan Sekber merupakan simbol koalisi. Di dalam tubuh Sekber, kata dia, masih terjadi tarik ulur dan ‘deal’ politik semisal urusan logistik di Pilpres, pembagian jabatan Kementerian hingga strategi pemenangan.

“Memang belum ada kesepakatan resmi tapi parpol koalisi juga diuji keseriusannya dengan Gerindra,” ujarnya saat dihubungi Minggu, (29/4). (arn)

Baca Juga:

PBB Bantah Terlibat Dalam Sekber Gerindra, PKS dan PAN

Politisi PKS Sarankan Pemerintah dan DPR Segera Bentuk Lembaga Peradilan Pemilu

Calon Wapres dari PKS Akan Lengkapi Prabowo