Sosialisasi Perda Komoditi Unggulan Perkebunan, Masyarakat Keluhkan Harga.

KabarinAja1469 Views

Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2023 yang dilaksanakan oleh Anggota Komisi II DPRD Provinsi Sumatra Barat di Jorong Muara Tais, Nagari Muara Tais, Kecamatan Mapat Tunggul, Kabupaten Pasaman disambut antusias Masyarakat, Minggu (26/11/2023).

Kegiatan sosialisasi Perda Nomor 3 tahun 2023 tentang Tata Kelola Komiditas Unggulan Perkebunan itu dihadiri Camat Mapat Tunggul, Wali Nagari Muara Tais, Kepala Jorong, Tokoh Masyarakat, Para ninik mamak serta tamu undangan yang hadir.

Salah seorang Petani Karet Bapak Buyung Itom mengeluhkan harga Karet petani saat ini sangat rendah yaitu sekitar Rp6000 per Kilo gram.

“Saat ini harga Karet yang sangat rendah, oleh karenanya perlu intervensi Pemerintah dalam rangka stabilitas harga Karet, karena penghasilan penduduk di sini sebagian besar adalah Karet,” ujar Buyung.

Sementara itu, Syamsul Bahri mengatakan, kalau ia sangat berharap petani memahami betapa pentingnya lahan pertanian untuk menyangga ketahanan pangan di Pasaman khususnya dan Sumatera Barat umumnya.

“Saya sangat berharap pada kita semua, dengan mengikuti sosialisasi peraturan daerah ini bisa memahami berapa pentingnya lahan pertanian, sebagai penyangga ketahan pangan di Pasaman dan juga Sumatra Barat, yang mampu mengangkat perekonomian masyarakat secara berkelanjutan,” ucap Syamsul Bahri.

Dia juga menambahkan, agar peserta sosialisasi mampu menerapkan peraturan daerah ini, selanjutnya bisa menyampaikan pada masyarakat lainnya, sehingga bisa memahami serta melaksanakannya untuk kepentingan banyak orang.

“Saya berharap kita bisa memahami dan menjalankannya sehingga bermanfaat untuk diri kita dan orang lain, dalam upaya mempertahankan lahan pertanian pangan, demi keberlangsungan hidup dan kehidupan,” tambahnya.

Sosialisasi yang berlangsung sangat humanis tersebut diisi dengan tanya-jawab antara masyarakat dengan Syamsul Bahri.

Salah seorang peserta Ridwan mempertanyakan apakah semua aturan bisa dirasakan manfaatnya oleh orang banyak.

Syamsul Bahri dengan tersenyum dan tegas menjawab, lahan pertanian tanaman pangan tentunya amat bermanfaat untuk orang banyak, karena menyangkut pengelolaan pertanian dalam menghasilkan pangan.

Sementara itu Wali Nagari Muara Tais, Doni Putra,SE mengucapkan terimakasih pada Syamsul Bahri yang sudah memberikan berbagai pencerahan pada masyarakatnya, dan berharap agar bisa melakukan dalam waktu berbeda.

“Kita berharap Pak Syamsul Bahri bisa melakukan sosialisasi berbagai peraturan daerah secara berkelanjutan, sehingga kami mendapatkan berbagai pencerahan, apalagi beliau sangat memiliki responship tinggi terhadap masukan dan aspirasi masyarakat selama ini, saya mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih yang tak terhingga,” tutupnya.