Inilah Kabar Terbaru Motor Listrik si Gesits

KabarTekno, Motor13 Views

kabarin.co, JAKARTA – Garansindo dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya telah menandatangani MoU untuk pengembangan motor listrik buatan anak bangsa yang diberi nama Gesits.

Selain ITS, dua universitas lain yaitu Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta juga dikabarkan akan bekerja sama mengembangkan baterai untuk motor listrik nasional, namun hingga saat ini belum ada penandatangan MoU dengan kedua universitas tersebut.

Baca juga: Gesits, Motor Listrik Karya Anak Bangsa Ini Siap Diproduksi

“Belum kita masih melakukan proses kesana, kita juga lagi untuk pengembangan kita minta support dari Zero Motorcycle dan Italjet. Tapi minggu depan ada lah soal kerja sama itu tunggu aja,” kata Dhani kepada detikOto, di Kemang, Jakarta.

Baca juga: Percepat Produksi Massal, Gesits Segera Memasuki Tahap Pengujian

Menurut Dhani setelah menandatangani MoU dengan ITS, Garansindo tengah berkomunikasi dengan Italjet untuk membicarakan pembuatan pabrik.

Baca juga: Menristek Dikti Jadi Orang Pertama yang Beli Motor Listrik Gesits

“Kan sudah launching, Garansindo membuat channel komunikasi dengan Italjet untuk membicarakan implementasi manufacturing,” jelas Dhani.

Baca juga: Gesits Tambah Pesanan 10.000 Unit Dari Bali

Namun Dhani enggan menyebut letak pabrik akan berada di wilayah mana.

Sebelumnya menurut sumber detikOto, dua universitas ternama di tanah air Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta akan bekerja sama mengembangkan baterai untuk motor listrik nasional.

Baca juga: Pemesanan Terus Bertambah Gesits Buka Pesanan Secara Pre Order

Kerja sama keduanya akan diikat dalam sebuah nota kesepahaman bersama yang akan diumumkan ke masyakarat.

“UNS mengembangkan sel baterai ion lithium dan UGM yang akan melakukan daur ulang. Konon kabarnya UGM sudah bisa melakukan daur ulang baterai sampai 95 persen. Jadi daur ulang yang dilakukan adalah baterai tersebut bisa dibuat jadi kayak baru lagi hingga 95 persen,” ujar seorang sumber detikOto, waktu itu, Jumat (15/7/2016).

Baca juga: Motor Gesits akan Memiliki Kualitas Terbaik

Karena masalah soal baterai ini sering kali disoroti masyarakat karena kandungan logam dalam baterai yang beracun jiga dibuang begitu saja. Setidaknya dengan daur ulang ini masalah tersebut bisa dikurangi. (det)

Jangan lewatkan: Pemerintah Jerman Paksa Pabrikan untuk Produksi Mobil Listrik