BKKBN Sumbar dan Sejumlah Perguruan Tinggi Kembangkan Aplikasi Nutrysmart

KabarinAja225 Views

PADANG,- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) bekerjasama sejumlah Perguruan Tinggi (PT) di Sumbar, untuk mengembangkan dan menerapkan aplikasi Nutrysmart.

Pengembangan Nutrysmart, merupakan salah satu inovasi yang digagas oleh sejumlah PT yang ber konsorsium (bermitra-red) dalam program Kedeireka Dana Padanan Vokasi.

Dana program tersebut didapatkan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) Kemendikbudristek. Adapun sejumlah PT yang ikut dalam program itu adalah Universitas Negeri Padang (UNP) Universitas Andalas (Unand) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) dan Poltekes Kemenkes Padang.

Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar Fatmawati saat memberikan sambutan saat penandatanganan Perjanjian kerjasama antara BKKBN dan sejumlah PT, Senin (5/1) di Hotel UNP mengatakan,

konsorsium yang dilakukan oleh beberapa PT telah berhasil menggaet dan bantuan dari Ditjen Diktiristek, dalam pengembangan aplikasi Nutrysmart, nantinya akan diuji cobakan di Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Tanah Datar.

” Semoga inovasi ini dapat berkontribusi dalam percepatan penurunan stunting di Sumbar, ” harapnya.

Dia menyebutkan peluncuran konsorsium Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan (PTPK) ditujukan untuk membantu melancarkan program pembangunan sumber daya manusia Indonesia Emas 2045. BKKBN tengah menjalankan program dengan fokus penurunan angka stunting untuk menghadapi bonus demografi di Indonesia.

“Dalam pelaksanaannya dibutuhkan peran PT untuk menyukseskan pelaksanaan program,” katanya.

Dijelaskannya, kedaireka merupakan platform kolaborasi PT dan industri yang diluncurkan tahun 2020. Kedaireka perlu dilakukan sebagai sarana informasi kepada masyarakat, bahwa terdapat platform yang dapat menjembatani antara akademisi/ilmuwan dengan dunia usaha dan industri.

Sementara itu Ketua Konsorsium PTPK yaitu Yuliana akademisi dari UNP mengatakan, usulan program Kedeireka Dana Padanan Vokasi didapatkan melalui proses penyeleksian dengan berbagai penilaian proposal, diantaranya adalah substansi pengajuan. Setelah melalui proses review yang panjang, maka beberapa PT pengusul ini mendapat dana tersebut.

“2024 adalah tahun kedua kita mendapatkan dana ini, salah satu program yang akan dibuat adalah pengembangan aplikasi Nutrysmart. Nantinya kita akan terapkan aplikasi tersebut dengan mengandeng kader-kader PKK BKKBN untuk optimalisasi penggunaan,” katanya.