Safari Ramadan di Masjid Nurul Fajri Cupak, Wakil Ketua DPRD Sumbar Ingatkan Tenntang Bahaya Narkotika. 

KabarinAja903 Views

SOLOK,- Safari Ramadan di Masjid Nurul Fajri Nagari Cupak Kabupaten Solok, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat

(Sumbar) Suwirpen Suib ingatkan masyarakat tentang bahaya narkotika yang siap merusak dan menghancurkan masa depan generasi muda. Rabu (3/4).
Untuk diketahui, kasus penyalahgunaan narkotika di Sumbar sepanjang tahun 2023 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Dari data yang dihimpun Polda Sumbar sepanjang 2023 terdapat 1.254 kasus narkotika.
“Peredaran narkotika telah mengancam dan menjangkau hingga kepelosokosok-pelosok daerah di Sumbar, orang tua harus mengawasi dengan intens aktivitas anak agar tidak terjerumus pada barang haram tersebut,” kata Suwirpen.
Dia mengatakan, penggunaan narkotika akan menimbulkan efek kecanduan, jika sudah terpapar. Seseorang akan menghalalkan semua cara untuk mendapatkannya, sehingga tidak segan-segan mencederai orang lain atau orang tua sendiri.
“Arahkanlah anak-anak kepada pendidikan agama agar mereka memiliki bekal ilmu untuk masa depan, sehingga apa yang dimiliki bernilai manfaat bagi orang banyak,” harapnya.
Disisi lain dia menjelaskan tentang pentingnya menjaga kerukunan dan harmonisasi ditengah kehidupan masyarakat. Dengan adanya kerukunan akan menciptakan kenyamanan hidup hingga memberikan dampak positif terhadap segala jenis program pembangunan di nagari Cupak, Kabupaten Solok.
“Dalam bulan Ramadan yang tinggal hitungan hari ini mari kita menjadi orang yang lebih baik, sehingga nilai-nilai yang dilatih selama bulan suci, memberikan makna lebih untuk hari-hari kedepan,” katanya.
Dia mengatakan, secara kontruksi masjid Fajri Nagari Cupak sangat butuh untuk dibantu, dimana beberapa sisi bangunan sudah mulai rusak. Lantai dua masjid yang digunakan untuk tempat mengaji anak-anak sekitar sudah tidak memiliki penerangan. Hal itu dikarenakan instalasi listriknya mengalami kerusakan.
Pada safari Ramadan tersebut Wakil Ketua DPRD Sumbar menyerahkan bantuan sebesar Rp 30 juta untuk pembangunan mesjid. Tidak hanya itu, 20 Al Quran juga diserahkan dari momentum tersebut.
Sementara itu pengurus Masjid Nurul Fajri menyebutkan, bantuan dari Pemprov yang diberikan oleh Suwirpen Suib akan dipergunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan masjid.
Sejauh ini, proses pembangunan serta operasional masjid memang sangat terbantu dengan adanya peran seluruh unsur masyarakat termasuk para perantau dan tentunya bantuan dari pemerintah akan semakin meningkatkan pembangunan dan kegiatan keagamaan di masjid tersebut