Survey tersebut melibatkan sebanyak 1.200 responden dengan margin error 2,9 persen. Survey berlangsung pada 5 dan 6 November 2024 dengan sistem wawancara tatap muka multistage random sampling. Responden berasal dari seluruh nagari dan kecamatan di Pasaman.
Dari survey terlihat jumlah pemilih di Pasaman laki-laki 50,7 persen, perempuan 49,3 persen. Untuk usia pemilih di pasaman didominasi dengan usia 40-44 tahun sebanyak 14,3 persen. Usia 50-54 tahun sebanyak 12,6 persen, usia 35-39 tahun sebanyak 11,4 persen untuk usia 30-34 tahun sebanyak 11,4 persen.
Sedangkan untuk tingkat pendidikan pemilih terbanyak berpendidikan SLTA sederajat sebanyak 39 persen, SLTP sederajat sebanyak 27,7 persen dan SD sederajat sebanyak 25,7 persen. Sementara untuk tingkat sarjana hanya 5,1 persen.
Dijelaskannya, alasan pemilih di Pasaman menentukan pilihan adalah faktor kedekatan dengan masyarakat. Dimana calon yang paling banyak berinteraksi langsung dengan masyarakat. Untuk alasannya menempati angka 25 persen. Kemudian ingin perubahan sebanyak 14,5 persen dan berpengalaman 13,0 persen.