“Mari kita satukan niat untuk membangun infrastruktur demi kepentingan bersama. Jika ada kegiatan organisasi kemasyarakatan, silakan ajukan proposalnya,” tambahnya.
Terkait pengelolaan hutan rakyat Harimau Kuranji, Verry meminta kelompok pengelola untuk mematangkan program mereka.
Menurutnya, prospek pengelolaan hutan sangat menjanjikan sebagai sumber pendapatan.
Ia mencontohkan Hutan Rakyat di Pauh yang telah menghasilkan madu dan durian berkualitas.
Verry sendiri tengah mengelola Padayo Agro, yang berhasil memproduksi durian unggulan.
“Coba kembangkan produk khas hutan yang unik. Misalnya, menghasilkan durian Musang King yang harganya Rp 200 ribu per kilogram. Jika berhasil, pengelolanya bisa jadi milyarder,” ujar Verry sambil berseloroh.
Ia yakin langkah ini bisa meningkatkan kesejahteraan warga.
Tidak hanya itu, Verry juga menyoroti kondisi posko pemuda Belimbing yang memprihatinkan.
Setelah meninjau langsung, ia menilai posko tersebut memiliki peran sentral untuk kegiatan positif pemuda.
“Insya Allah, kita akan benahi posko pemuda Belimbing ini,” tegasnya sebagai penutup. (***)