Madura, kata Sandi, punya kekuatan potensi ekonomi yang bila dimanfaatkan bisa mensejahterakan umat dan masyarakatnya. Salah satunya pemanfaatan energi tenaga surya.
“Sudah empat kali saya ke Madura selama sosialisasi. Setiap ke sini, matahari selalu bersinar terang. Ini bisa dimanfaatkan untuk menciptakan swasembada energi. Pemanfaatan energi ini diserahkan kepada pesantren-pesantren yang ada di Madura. Para santri akan dididik menjadi teknisi tenaga surya yang kita sebut santri surya,” ujarnya.
Sandi menjelaskan konsep santri surya yang ada di pikirannya adalah masyarakat hanya menggunakan listrik PLN hanya malam hari. Siang harinya energi listrik diambil dari tenaga surya.
“Jadi malam menggunakan PLN, siang menyimpan listrik. Jika sudah terpenuhi energi di pesantren, kelebihan tenaganya akan diberikan kepada masyarakat sekitar. Inilah esensi Islam Rahmatan Lil Alamin, Islam yang memberikan berkah pada semesta alam,” tegasnya. (arn)
Baca Juga:
Sandiaga Rasakan Militansi Kader PKS di Seribu Titik Kunjungan
Ngaku Khilaf, Sandiaga Uno Minta Maaf Langkahi Makam Pendiri NU