kabarin.co – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Jakarta Selatan memanaskan mesin politik dengan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Jakarta, Sabtu (17/11). Rapat koordinasi dan konsolidasi berlangsung satu hari penuh berisi pembekalan terhadap kader dan caleg yang dipersiapkan untuk sosialisasi dan blusukan ke masyarakat.
Ketua DPD Nasdem Jakarta Selatan Wishnu Wibawamurti menyatakan target dua kursi di wilayahnya. Sebanyak 22 caleg NasDem akan berjuang di daerah pemilihan (dapil) 7 dan 8 DKI. Wisnu merasa yakin bisa mencapai target tersebut karena DPD NasDem Jaksel telah mempersiapkan diri.
Mesin Politik Mulai Panas, Caleg dan Kader NasDem DPD Jaksel Siapkan Strategi Blusukan
“Kami persiapkan diri dengan baik termasuk lewat jargon Anti-Mahar politik yang sudah kami buktikan di Pilkada DKI. Dengan demikian, kader dan caleg kami bisa bekerja maksimal saat blusukan,” kata Wisnu saat ditemui di DPP NasDem, Jakarta, Minggu (18/11).
Wisnu belum bersedia membeberkan seperti apa strategi dan rencana yang diterapkan saat blusukan. Sebelum menggelar Rakerda, kata dia, para kader dan caleg sudah lebih dulu turun ke masyarakat melakukan ‘belanja masalah’. Wisnu juga menjamin kampanye NasDem menaati aturan.
“Sejauh ini kami belum menemukan hambatan dan kendala saat turun kemarin, tapi cepat atau lambat masalah akan datang dan pasti kami hadapi. Yang jelas pendekatan ‘belanja masalah’ kami bisa dikatakan sukses,” ujarnya.
Ketua Panitia Rakerda Andriani Sartikawaty menjabarkan lima topik pembekalan terhadap kader dan caleg. Pertama adalah pengetahuan tentang permasalahan BPJS, Peraturan KPU dan Bawaslu, Strategi Pemenangan Pemilu, Public Speaking hingga peningkatan Militansi dan Pemenangan.
“Lima tema pembekalan itu bukannya kami perkirakan, tapi muncul setelah ‘belanja masalah’ ke masyarakat,” kata Andriani.
Salah satu tema yang menarik perhatian adalah pembekalan tentang BPJS kesehatan. Kader dan caleg NasDem, kata dia, menemukan berbagai persoalan masyarakat terkait BPJS. Padahal BPJS merupakan program pemerintah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.
“Kami temukan banyak masyarakat yang menemui masalah dengan BPJS. Kader dan caleg NasDem siap membantu menjelaskan mengenai ini. Kami ingin berikan solusi,” ujarnya.
Materi pembekalan Rakerda juga diisi Komisioner KPUD dan Bawaslu Jaksel hingga materi strategi pemenangan dari Pusat Kajian Politik (Puskapol) Universitas Indonesia.
“Kami ingin para kader yang caleg NasDem yang turun itu berkualitas sehingga mereka memilih NasDem karena alasan rasional,” tegas Andriani. (arn)
Baca Juga:
NasDem: Politikus Penebar Hoax Tidak Layak Dipilih
Nasdem Polisikan Rizal Ramli Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik Surya Paloh
Partai Golkar dan Nasdem Bentuk Tim Bahas RUU Presidential Treshold