kabarin.co – Jakarta, Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka berhasil menguat. Pemecatan Menteri Luar Negeri Amerika oleh Presiden AS Donald Trump nampaknya telah menekan mata uang Paman Sam tersebut.
Melansir Bloomberg Dollar Index, Rupiah pada perdagangan spot exchange rate di pasar Asia menguat 15 poin atau 0,11% menjadi Rp13.737 per USD. Adapun pergerakan harian Rpiah, berada di kisaran Rp13.734-Rp13.749 per USD.
Rupiah Menguat ke Rp13.737/USD
Sementara Yahoofinance mencatat, Rupiah menguat 13 poin atau 0,09% menjadi Rp13.733 per USD. Dalam pantuan Yahoofinance, Rupiah bergerak dalam rentang Rp13.728 per USD hingga Rp13.746 per USD.
Kurs dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan hari ini, menyusul berita tentang pencopotan menteri luar negeri AS.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa dia memutuskan untuk menggantikan Menteri Luar Negeri Rex Tillerson dengan Direktur CIA (Central Intelligence Agency) Mike Pompeo.
Kepergian Tillerson mengangkat kekhawatiran pasar bahwa pemerintahan Trump akan melembagakan kebijakan proteksionisme dan lebih agresif dalam menegosiasikan tarif perdagangan dengan negara-negara lain. Para analis mengatakan, secara historis tarif menyebabkan dolar AS melemah selama masa kepresidenan George W Bush dan Bill Clinton.
Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,2397 dari USD1,2336 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,3977 dari USD1,3906 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7867 dari USD0,7877.
Dolar AS dibeli 106,64 yen Jepang, lebih tinggi dari 106,37 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS juga turun menjadi 0,9439 franc Swiss dari 0,9466 franc Swiss, dan menguat menjadi 1,2942 dolar Kanada dari 1,2828 dolar Kanada. (oke)
Baca Juga:
Rupiah Dibuka Menguat ke Rp13.763/USD
Melemah, Rupiah Dekati Rp13.800/USD